Baru-baru ini NASA dan Space Exploration Technologies sedang mengadakan penggodokan rencana perjalanan murah ke Planet MARS. Perjalanan dengan kapsul Dragon di roket Falcon Heavy dapat pergi ke Planet Mars dengan biaya ratusan juta dolar, bukan miliaran.

Space Exploration Technologies, atau disingkat SpaceX, saat ini sedang mempersiapkan uji penerbangan kapsul Dragon yang akan dilakukan pada 30 November nanti. Kapsul tersebut akan terbang menuju stasiun luar angkasa. SpaceX berencana menambah kemampuan Dragon untuk menerbangkan orang ke luar angkasa, dan suatu hari nanti, ke Mars.

Misi yang secara informal disebut Red Dragon ini akan mengikuti Mars Science Laboratory yang akan diluncurkan NASA November nanti. Rencananya NASA akan mendaratkan pesawat di Mars Agustus tahun depan dengan tujuan mengetahui kemungkinan planet untuk mendukung kehidupan mikroba--atau malah mencari tahu apakah planet pernah mendukung kehidupan tersebut.

Red Dragon direncanakan akan mengebor Mars untuk masuk ke dalam es yang terkubur dan mencari bukti-bukti kehidupan. "Salah satu hal penting adalah mencari kemungkinan kehidupan di masa lalu," kata Worden. Misi Red Dragon juga berusaha mengetahui kemungkinan penerbangan membawa sejumlah beban ke Mars--hal yang terjadi saat membawa manusia ke Mars.

Elon Musk, pengusaha di balik SpaceX, mengatakan bahwa hal yang superpenting dalam sejarah adalah, "Apakah kita akan menjadi spesies multiplanet atau tidak? Jika tidak, masa depan kita tidak terlalu cerah. Kita hanya berkerumun di Bumi sampai waktunya malapetaka tiba." 
(Sumber: Discovery News)

2 comment:

Blog ini tidak memiliki "rel nofollow", silahkan gunakan fasilitas ini dengan bijak. Dengan tidak adanya moderasi komentar, diharapkan untuk berkomentar dengan baik. Hendaklah tidak menulis kata-kata yang berbau pornografi dan SARA. Saya berhak menghapus komentar yang melanggar segala ketentuan saya diatas, harap maklum dan Terima Kasih

 
Top